Enam level, dari A1 sampai C2
CEFR membagi kemampuan bahasa menjadi enam level: A1 dan A2 (dasar), B1 dan B2 (mandiri), lalu C1 dan C2 (mahir). Skala ini dipakai universitas, pemberi kerja, dan lembaga imigrasi di banyak negara, dan IELTS, TOEFL, serta Cambridge semuanya bisa dipetakan ke sana.
Yang membuat CEFR berguna bukan namanya, melainkan deskripsinya. "Menengah" berarti hal berbeda bagi tiap orang; "B1" berarti kamu bisa menangani sebagian besar situasi saat bepergian, menjelaskan alasan dan rencana, dan menulis teks sederhana tentang topik yang kamu kenal.
| Level | Yang bisa kamu lakukan |
|---|---|
| A1 | Frasa sehari-hari, memperkenalkan diri, pertanyaan sederhana |
| A2 | Rutinitas, belanja, topik yang sangat dikenal |
| B1 | Perjalanan, pekerjaan, menjelaskan pendapat dan rencana |
| B2 | Diskusi teknis, teks kompleks, berbicara cukup lancar |
| C1 | Bahasa fleksibel untuk akademik dan profesional |
| C2 | Hampir semua hal yang dibaca atau didengar, dengan nuansa |
Berapa lama untuk naik satu level?
Perkiraan yang umum dipakai adalah sekitar 150–200 jam belajar terarah untuk naik satu level di tingkat awal, dan lebih lama di tingkat atas — jarak B2 ke C1 biasanya terasa jauh lebih panjang daripada A1 ke A2. Angka ini perkiraan, bukan janji: kecepatan tiap orang berbeda.
Cara tercepat untuk tahu posisimu sekarang adalah mengukurnya. Ikuti tes level bahasa Inggris gratis — hasilnya berupa rentang CEFR beserta rincian per keterampilan, jadi kamu tahu keterampilan mana yang menahan skormu.
Level mana yang kamu butuhkan?
Untuk banyak universitas dan visa kerja, ambang yang sering diminta adalah B2. Untuk kursus dan visa studi di bawah jenjang sarjana, sering kali B1. Tiap institusi menerbitkan persyaratannya sendiri — selalu cek sumber resminya.
Kalau kamu sedang di antara dua level atas, bandingkan B2 dan C1 untuk melihat apa yang sebenarnya membedakan keduanya. Kalau kamu ingin melatih bagian yang paling sulit diukur sendiri, lihat latihan berbicara dengan AI.
